Kabar tidak sedap yang membuat kaget untuk kalangan pemakai Nokia pada Selasa (3/09) kemarin mucul. Nokia yang merupakan perusahaan paling lama, kira-kira 14 tahun berjaya dan kokoh dari awal hingga sekarang dengan menciptakan sebuah bahkan berbagai produk ponsel ke seluruh dunia dengan model yang familiar di tangan masyarakat, kini di kabarkan perusahaan tersebut akan di beli Microsoft. Tentunya ini membuat banyak orang bertanya-tanya mengapa sampai seperti ini?. Dana yang di keluarkan Microsoft mencapai total 7,2 miliar dollar AS.
Proses transaksi antara ke dua belah pihak ini akan selesai pada kuartal pertama tahun 2014. Hal tersebut kemungkinan membawa dampak yang besar akan bisnis yang di jalankan Nokia, baik itu pengaruh brand Lumia dan Asha.
The Verge menginformasikan tentang ke dua brand tersebut yang mana merupakan produk-produk buatan Nokia, namun setelah berpindah kepemilikan nantinya ke dua brand ini tak akan lagi berlogo Nokia atau bahkan sudah berubah nama, karena Nokia kan di beli Microsoft.
Akhir dari Nokia adalah produk-produk yang memakai brand Asha dan Lumia. Inilah produk terkahir yang akan mengusung nama Nokia, selanjutnya akan menggunakan brand dari Microsoft.
Kabar baiknya, nama Nokia akan tetap menjadi hak miliki perusahaan yang berasal dari Finlandia ini, dengan nama lain tak ikut terbeli oleh Microsoft. Nokia hanya boleh dipakai sebagai merek feature phone selama 10 tahun ke depan, sesuai dengan perjanjian antarkedua perusahaan.
Hal itu berarti, Nokia sebagai merek smartphone tak akan ada lagi. Kemungkinan semua smartphone Microsoft akan mengusung nama Lumia atau Asha atau bahkan Microsoft akan menciptakan sebuah nama baru untuk produk yang telah di beli dari Nokia.
Akhir dari Nokia adalah apa yang telah di jelaskan di paragraf atas tadi yang menjelaskan bahwa Produk terakhir yang keluar dengan brand Nokia adalah produk Lumia dan Asha. Kemudian untuk quartal pertama setelah resmi produk Nokia terbeli oleh Microsoft maka Nokia akan undur diri dari dunia gadget dan smartphone dunia, yang mana kalah saing dengan Android dan Apple yang telah cepat merangkul mangsa pasaran untuk besar pengguna gadget.
Ada tiga area utama yang masih dimiliki oleh Nokia dan akan menjadi fokusnya di masa depan, yaitu NSN (infrastruktur Jaringan), HERE (teknologi pemetaan), dan Advanced Technologies (lisensi dan pengembangan).
Nokia tetap memiliki paten-patennya. Microsoft akan membayar Nokia untuk mendapat lisensi teknologi HERE selama empat tahun. Sebaliknya, Microsoft pun akan memberi hak pada Nokia untuk menggunakan teknologinya di layanan-layanan
Sumber : Okanews.com



0 komentar:
Post a Comment